Analisis Perbandingan Termoekonomi Pemakaian Kompor Minyak Tanah dan LPG

Authors

  • David Mangallo Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.32

Keywords:

Bahan bakar, ekonomisitas, minyak tanah, LPG, temperatur nyala

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan termoekonomi pemakaian kompor minyak tanah dan LPG. Metode penelitian meliputi penentuan temperatur nyala, kebutuhan udara pembakaran optimum, kalor radiasi pembakaran minyak tanah dan LPG pada proses pendidihan air dengan variasi massa air 10 kg, 5 kg, dan 1 kg, serta menentukan nilai ekonomi dari minyak tanah dan LPG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan air dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah membutuhkan waktu yang lebih lama dan menghasilkan temperatur nyala yang lebih kecil dibanding dengan LPG. Kebutuhan udara pembakaran dan kelebihan udara pembakaran dipengaruhi oleh jenis bahan bakar dan sistem pembakarannya. Kebutuhan udara pembakaran miyak tanah relatif lebih kecil dibanding dengan LPG. Pada beban pemanasan yang lebih besar, pemanasan dengan menggunakan miyak tanah diperoleh kalor berguna pembakaran dan total kehilangan kalor yang relatif sama dengan menggunakan LPG sehingga diperoleh efisiensi pemanasan yang relatif sama. Penggunaan bahan bakar minyak tanah bersubsidi dengan harga eceran Rp.3500/liter lebih murah dibanding dengan penggunaan LPG, namun dengan harga non subsidi dengan harga eceran Rp. 9000/liter akan lebih mahal dibanding dengan penggunaan LPG.

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Articles