PENGOLAHAN AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI

Authors

  • Hironimus Baki Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetauan Alam, Universitas Papua
  • Bertha Mangallo Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Papua
  • Markus Heryanto Langsa Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.29

Keywords:

Air sumur gali, elektrokoagulasi, tegangan, waktu

Abstract

Kualitas air sumur gali dipengaruhi oleh komposisi mineral pada batuan/tanah. Air sumur gali dengan kandungan mineral tanah diantaranya ion logam dengan konsentrasi besi (Fe) yang sangat tinggi akan mempegaruhi kualitas air baik secara fisik maupun secara kimiawi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tegangan dan waktu optimum proses elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar logam Fe sampel air sumur gali sehingga memenuhi baku mutu kualitas air bersih. Sampel yang digunakan yakni air sumur gali warga Kampung Wariori SP 8 Kabupaten Manokwari. Karakterisasi sampel air sumur sebelum pengolahan meliputi parameter kekeruhan, TDS, TSS, pH, dan kadar Fe. Proses pengolahan air sumur gali dengan metode elektrokoagulasi dengan variasi tegangan dan variasi waktu proses elektrokoagulasi menunjukkan bahwa tegangan optimum untuk penurunan konsentrasi kadar besi (Fe) air sumur gali adalah 30 Volt dengan waktu kontak selama 60 menit memberikan penurunan kadar Fe hingga mencapai 1,52 mg/L atau sebesar 72 %. Namun demikian penurunan ini masih belum memenuhi nilai baku mutu yang dipersyaratkan sebesar 1 mg/L.

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Articles