DAYA HAMBAT EKTRAK ASETON 70% DAUN BUAH HITAM (Haplolobus sp.) TERHADAP BAKTERI S.aureus, S.typhi, E.coli, B.subtilis

Authors

  • Aprilia Aronggear Jurusan Kimia FMIPA Universitas Papua, Manokwari
  • Evelina Somar Jurusan Kimia FMIPA Universitas Papua
  • Bimo Budi Santoso Jurusan Kimia FMIPA Universitas Papua
  • Maria Massora Jurusan Biologi FMIPA Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.24

Keywords:

Antibakteri, bakterisida, buah hitam, Haplolobus sp, piairawi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak daun buah hitam (Haplolobus sp), dan mengukur kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri gram positif Staphylococcus aureusBacillus  subtilis, dan bakteri gram negatif Escherichia coli, Salmonella typhi. Sampel daun buah hitam yang digunakan berasal dari daerah Brawijaya Manokwari. Ekstrak daun buah hitam diperoleh melalui proses  maserasi dengan aseton 70% sebagai pelarut. Uji fitokimia menunjukkan terdapat senyawa metabolit sekunder di dalam ekstrak daun buah hitam berupa senyawa golongan tanin, alkaloid, flavanoid dan streroid. Pengukuran daya hambat pertumbuhan bakteri memakai metode sumuran, dan variasi konsentrasi ekstrak sebesar  μg/mL,  μg/mL,  μg/mL dan  μg/mL. Aktivitas antibakteri ditentukan dengan mengukur diameter zona bening untuk setiap  waktu pengamatan 1 hari, 2 hari dan 3 hari. Sebagai kontrol terhadap metode yang digunakan untuk mengukur daya hambat dipakai kloramfenikol, dan untuk melihat pengaruh pelarut terhadap daya hambat digunakan DMSO 10%. Hasil pengukuran daya hambat  menunjukkan diameter daerah bening untuk semua bakteri uji meningkat dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak dan waktu pengamatan. Hal ini menunjukkan ekstrak aseton 70% daun buah hitam memiliki spektrum luas dan bersifat bakterisidal. Aktivitas daya hambat lebih besar untuk bakteri S.thypi dengan diameter daerah bening pada konsentrasi ekstrak  μg/mL hari ketiga sebesar 14,1 mm. Berdasarkan spektrum kerjanya, ekstrak aseton daun buah hitam termasuk dalam kelompok spektrum luas karena mampu menghambat pertumbuhan keempat jenis bakteri uji yang mewakili bakteri gram positif dan gram negatif. Berdasarkan toksisitasnya, ekstrak daun buah hitam dengan pelarut aseton bersifat bakteriosidal terhadap bakteri uji yang dapat dilihat dari diameter zona hambat yang terbentuk pada pada pengamatan 24-72 jam.

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Articles