PEMODELAN INVERSI TIGA DIMENSI (3D) STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN KELOMPOK BATUAN OFIOLIT DI DISTRIK UWAPA, KABUPATEN NABIRE, PAPUA, SEBAGAI REFERENSI POTENSI SUMBERDAYA MINERAL BERDASARKAN DATA ANOMALI GRAVITASI GGMPLUS

Authors

  • Bangkit Sudrajad Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.16

Keywords:

pemodelan inversi, batuan ofiolit, anomaly gravitasi, GGMplus

Abstract

Di wilayah Uwapa, Nabire, Papua terdapat singkapan kelompok batuan ofiolit yang berpotensi terdapat endapan mineral logam seperti emas dan mineral pengikutnya serta pasir besi. Potensi sumberdaya mineral di sekitar kelompok batuan ofiolit ini didukung dengan keberadaan beberapa tambang emas aluvial (placer) di Blok Sentriko dan Blok Siriwo yang lokasinya berada di sekitar kompleks pegunungan kelompok batuan ofiolit tersebut.  Pemodelan inverse tiga dimensi (3D) struktur bawah permukaan berdasarkan data anomali gravitasi GGMplus ini bertujuan untuk mengidentifikasi parameter fisis dan parameter geometri dari struktur batuan ofiolit yang dapat membantu indentifikasi manifestasi gejala intrusi yang membawa potensi sumberdaya mineral dibatas mandala kerak samudra dan zona peralihan. Dari model tiga dimensi (3D) struktur bawah permukaan diperoleh bahwa kelompok batuan ofiolit telah mengalami fragmentasi oleh sesar-sesar normal sehingga membentuk pola graben berupa tiga blok batuan ofiolit yang kedalamannya tidak sejajar secara horisontal. Satu blok di bagian tenggara tersingkap ke permukaan membentuk morfologi pegunungan sedangkan dua blok lainnya di barat laut tidak tampak di permukaan karena berada pada kedalaman sekitar 6 km dan 1 km. Adapun dari hasil pemodelan diketahui kelompok batuan ofiolit yang terfragmentasi memiliki densitas 2,80–3,10 gram/cm3 dan diintrusi oleh batuan beku yang kemungkinan membawa potensi sumberdaya mineral melalui alur-alur kecil pada bidang sesar normal.

 

Downloads

Published

2022-06-04

Issue

Section

Articles