ANALISIS POLA DAN KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI PERAIRAN BIAK NUMFOR PAPUA

Authors

  • Marlina S Marlina S Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
  • Duaitd Kolibongso Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
  • Abraham W. Manumpil Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
  • Marthin Matulessy Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
  • Gandi Y.S. Purba Program Studi Magister Sumber Daya Akuatik Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.13

Keywords:

Pasang Surut, Biak, Least Square, Mike 21, Mixed Tide Prevailing Semidiurnal.

Abstract

Pasang surut atau dikenal dengan istilah ocean tide merupakan fenomena naik turunnya air laut secara berkala yang diakibatkan oleh adanya kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh Matahari, Bumi dan Bulan. Tujua dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola dan tipe pasut, karakteristik pasut dan tinggi muka laut rata-rata Perairan Biak menggunakan metode Least Square. Dengan menggunakan data pasut yang diperoleh dari BIG.  Hasil analisa mendapatkan pola dan tipe pasut yang terbentuk pada Perairan Biak yaitu pola asimetris dengan tipe campuran condong harian ganda (mixed tide prevailing semi diurnal). Nilai bilangan formzahl pada Perairan Biak yaitu sebesar 0,44 (tahun 2010 dan 2015) dan 0,45 pada (tahun 2020). Nilai rata-rata muka air laut tinggi tertinggi (MHHWS) berkisar antara 2,12-2,30 m pada saat pasang purnama (Spring Tide). Nilai rata-rata pasang tertinggi selama rentang pasang perbani (Neap Tide) (MHHWN) berkisar antara 1,45 – 1,88 m. Hasil analisa karakteristik pasut Perairan Biak diperoleh nilai chart  datum yang nilai MHWL berkisar antara 2,61 – 2,82 m. Kemudian diperoleh nilai HHWL pada saat pasang surut purnama (Spring Tide) berkisar antara 2,92 – 3,22 m dengan penurunan sebesar 0,30 cm.

 

Author Biography

Duaitd Kolibongso, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua

Pasang surut atau dikenal dengan istilah ocean tide merupakan fenomena naik turunnya air laut secara berkala yang diakibatkan oleh adanya kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh Matahari, Bumi dan Bulan. Tujua dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola dan tipe pasut, karakteristik pasut dan tinggi muka laut rata-rata Perairan Biak menggunakan metode Least Square. Dengan menggunakan data pasut yang diperoleh dari BIG.  Hasil analisa mendapatkan pola dan tipe pasut yang terbentuk pada Perairan Biak yaitu pola asimetris dengan tipe campuran condong harian ganda (mixed tide prevailing semi diurnal). Nilai bilangan formzahl pada Perairan Biak yaitu sebesar 0,44 (tahun 2010 dan 2015) dan 0,45 pada (tahun 2020). Nilai rata-rata muka air laut tinggi tertinggi (MHHWS) berkisar antara 2,12-2,30 m pada saat pasang purnama (Spring Tide). Nilai rata-rata pasang tertinggi selama rentang pasang perbani (Neap Tide) (MHHWN) berkisar antara 1,45 – 1,88 m. Hasil analisa karakteristik pasut Perairan Biak diperoleh nilai chart  datum yang nilai MHWL berkisar antara 2,61 – 2,82 m. Kemudian diperoleh nilai HHWL pada saat pasang surut purnama (Spring Tide) berkisar antara 2,92 – 3,22 m dengan penurunan sebesar 0,30 cm.

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Articles