PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT PISANG UNTUK MENDETEKSI ADANYA FORMALIN PADA TAHU

Authors

  • Agnes Rantesalu Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Winioliski L.O. Rohi Bire Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Theosobia Grace Orno Poltekkes Kemenkes Kendari

DOI:

https://doi.org/10.30862/psnmu.v7i1.12

Keywords:

Kulit Pisang, Formalin, Tahu

Abstract

Formalin yang sering digunakan untuk pengawetan dilarang ditambahkan dalam pangan karena bahayanya bagi kesehatan. Pemeriksaan formalin dalam makanan sering dilakukan di bagian laboratorium menggunakan bahan kimia, karena hal inilah maka sulit dilakukan oleh masyarakat. Pengujian kandungan formalin dengan cara lain dapat dilakukan juga menggunakan bahan yang alami, yaitu dengan adanya kandungan antosianin. Senyawa antosianin merupakan golongan flavonoid yang umumnya terdapat pada buah, baik daging buah maupun kulit buah, bunga, dan juga terdapat pada sayur-sayuran. Salah satunya adalah pada kulit buah pisang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengujian formalin dengan kulit pisang. Penelitian ini merupakan eksperimen. Metode yang digunakan yaitu kolorimetri dengan cara mengekstrak antosianin pada kulit pisang dan diuji pada tahu berformalin untuk dilihat perubahan warnanya. Hasil ekstrak kulit pisang yang telah diperoleh diuji dengan spektrofotometer UV dan menunjukkan adanya antosianin dalam ekstrak tersebut. Pengujian formalin dengan kulit pisang dapat dilakukan, namun harus memperhatikan proses ekstraksinya agar diperoleh hasil yang maksimal.

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Articles